Sabtu, Agustus 07, 2010

Mari Kita Bersyukur...

Bersyukurlah !

Bersyukurlah apabila kita tidak tahu sesuatu.
Karena itu memberi
kita kesempatan untuk belajar.

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit yang tengah kita alami.
Karena di masa itulah
kita bertumbuh.

Bersyukurlah untuk keterbatasan kita.
Karena itu memberi
kita kesempatan untuk berkembang.

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru.
Karena itu akan membangun kekuatan dan karakter.

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kita buat.
Karena itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga.

Bersyukurlah akan rasa lelah dan letih.
Karena itu berarti bahwa
kita telah membuat suatu perbedaan.

Mari kita berucap: Alhamdulillah,,,
^_^

by : alif-ya

Rabu, Agustus 04, 2010

mukinkah mereka perduli

yang kanan memperbaiki rumah yang tidak rusak
yang kiri hendak pergi ke tanah suci
tiada yang salah, tiada yang keliru
tapi akankah mereka sadar?
adakah mereka mendengar?
bahwa saudaranya, tetangga mereka
tengah meratap nasibnya
bagai telur diujung tanduk hidupnya
dililit hutang ditagih kewajiban
akankah mereka sadar?
bahwa mereka tengah menghimpitnya diantara mereka
ia telah berkeluh kesah
ia telah mengaduh meminta
adakah mereka mendengarnya?
mukinkah mereka perduli?
tampaknya tidak.
mereka membisu, menutup mata dan telinga
mereka bingung dengan keegoisan mereka sendiri
menumpuk memperbaiki harta keindahan duniawi semata
andai mereka tahu
bahwa tengah hadir diantara mereka
kesempatan lebih mulia meraih harta surgawi
dengan sedikit menggubris keluhan saudara mereka
tampaknya mereka telah dibutakan
dengan pujian antar sesamanya
ataukah mungkin ini ujian ekstra bagi ia yang tengah menderita
hanya Allah yang Maha Tahu segala
hati manusia sekedar menebak menerka
yang terkadang lebih rentan akan salah
hanya ampunan yang patut dimintakan
maka mohon ampun aku atas semua ini
dan kuatkan aku dengan kekuatan-Mu,
wahai Rabb pemilik segala sesuatu yang ada

by : alif-ya'

Minggu, Juli 25, 2010

seorang terkasih telah pergi

pagi hari yang indah, yang kusapa dengan seraut senyum indah di wajah
penuh syukur kupandangi langit biru meski tanpa mentari
hati berbunga tiada tahu pasti sebabnya
hanya syukur terucap atas bahagia ini

kini, saat seharusnya mentari ada tinggi di atas kepala
ternyata tak tampak pula hangatnya menyengat tubuh ini
kini, seharusnya jasadku panas terterik matahari
namun ia menggigil menemani hati ini

seseorang telah pergi
meninggalkanku disini sendiri
air mata tak mampu kubendung lagi

ia telah pergi.
bahkan tubuhnya pun tak dapat kupandang lagi
wajah ayunya tak mampu senyum untukku lagi
hanya doa yang mampu iringi
hanya kenangan yang tersisa di hati
kasih sayangnya yang tak pernah tergambar untukku
kini samar kukenang

pagi tadi, sesaat senyumku merekah
beliau tinggalkan dunia tempatku tinggal kini
sesalku menghantui
mengapa tak kutemui ia hari lalu
semoga beliau bahagia disisi-Nya

maafkan ayu mak....

by : alif-ya'

Selasa, Juli 20, 2010

tentang dia

mungkinkah aku diijinkan untuk merindu?
mungkinkah aku diberi izin untuk meminta?
mungkinkah aku diberi kesempatan untuk membalas?
dan mungkinkah aku untuk memiliki?

tetang dia,
akankah diriku pantas?
meski hanya sekedar berharap.

by : don't know.

Minggu, Juli 11, 2010

UMI

Sosok wanita terhormat,
Wanita mulia yang telah mendidik para penerus umat
Wajahnya yang senantiasa cerah
Merona penuh kasih
Menghadapi setiap kenakalan si buah hati

Mungkinkah aku....
Mampu mengemban tugas itu
Mendapat kehormatan yang sama
Sebagai seorang wanita
Calon seorang umi dikemudian hari

by : alif-ya'