aku tak pernah tahu apa yang ada di depanku.
aku tak pernah tahu apa yang akan aku hadapi.
mungkin aku hanya mereka-reka apa yang tak aku tahu itu.
tapi itu pun tak membuat aku sedikit lebih tahu.
karena semua telah tertulis disana,
bahwa aku tak pernah tahu tentang apa pun yang telah dituliskan.
terlalu menyita waktu untuk mengupayakan semua harus sesuai
dan bahkan mengundang kecewa pada ketidaksesuaian.
cukuplah kita jalani semua dengan senyuman.
dan percaya semua akan indah dan baik dari sudut pandang-Nya
just keep smiling,,,,
^_^
by : Alif-ya'
puisi nyanyian hati yang ditarikan oleh jemari diatas keyboard.
Kadang TUHAN yang mengetahui yang terbaik,
akan memberi kesusahan untuk menguji kita
Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan sesuatu, maka pasti ada alasan di baliknya.
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti,
namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu,
Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Minggu, Juni 06, 2010
Jumat, Mei 07, 2010
to M.AR's
Menetes permata peluhku
Tersayat terasa relungku
Menatapmu melangkah menjauh
Ku yakin, tak hanya seribu langkahmu
Entah mengapa, semua berpaling darimu
Seolah tak ada yang memihakmu
Salah siapakah ini?
Tak hanya kamu yang patut disalahkan
Semua pun turut ambil bagian
Kau bintang kejora di hidupku
Kau pujaan hatiku
Tak rela hati ini menatapmu
Tertusuk belati yang mungkin karyamu sendiri
Ingin rasa ku melindungi
Ingin ku berbagi rasa andai ku bisa
Ingin ku membantu andai ku mampu
Tapi
Apalah yang mampu dilakukan punguk ini untuk bulannya
Kau tampak sangat tertekan
dengan berjuta masalah yang kau pendam
Tiada seorang yang tahu akan dirimu,
jujur dan dustamu
Ku yakin kebenaran keadaanmu
Hanya keterbukaan tak sertainya
Sehingga hanya kau yang tahu
Dan aku disini,
hanya sekedar keinginan tuk membantu
Tanpa sanggup langkahkan kakiku
Andai kau jujur atas semua dan padaa semua
Semua pasti lebih mudah
Ku yakin sebenarnya kau indah adanya
Hanya orang terlanjur pandang kau sebagai si buruk rupa
Kau, kakakku tercinta
by : alif-ya'
Tersayat terasa relungku
Menatapmu melangkah menjauh
Ku yakin, tak hanya seribu langkahmu
Ku tak tahu apa yang ada dalammu
Ku tak tahu apa yang tertulis untukmu
Aku hanya tahu merana nasibmu
Entah mengapa, semua berpaling darimu
Seolah tak ada yang memihakmu
Salah siapakah ini?
Tak hanya kamu yang patut disalahkan
Semua pun turut ambil bagian
Mungkin aku sok tahu, tapi kurasa aku tahu.
Hanya secercah perhatian dan pengertian yang kau perlu
Hanya kasih sayang keluarga utuh yang kau butuh
Tapi haruskah kusalahkan kau jua?
Yang tak menuntut hakmu itu,
membiarkan mereka terus menindas
Kau bintang kejora di hidupku
Kau pujaan hatiku
Tak rela hati ini menatapmu
Tertusuk belati yang mungkin karyamu sendiri
Ingin rasa ku melindungi
Ingin ku berbagi rasa andai ku bisa
Ingin ku membantu andai ku mampu
Tapi
Apalah yang mampu dilakukan punguk ini untuk bulannya
Hanya bisa memanjat doa
Agar suatu saat kau bersinar terang
Kau tampak sangat tertekan
dengan berjuta masalah yang kau pendam
Tiada seorang yang tahu akan dirimu,
jujur dan dustamu
Ku yakin kebenaran keadaanmu
Hanya keterbukaan tak sertainya
Sehingga hanya kau yang tahu
Dan aku disini,
hanya sekedar keinginan tuk membantu
Tanpa sanggup langkahkan kakiku
Andai kau jujur atas semua dan padaa semua
Semua pasti lebih mudah
Ku yakin sebenarnya kau indah adanya
Hanya orang terlanjur pandang kau sebagai si buruk rupa
Kau, kakakku tercinta
was writed at 13022009
by : alif-ya'
Kamis, April 08, 2010
mungkinkah 1 hari berudu menjadi katak
Oleh : karyudiBila memang aku dilahirkan
jadikankah aku sempurna
jamgan hanya berekor dan bertangan saja
biarkan aku berkaki dan berbadan
tawarkan aku badan dan kaki
selubung ini pengap sekali
sehari pun serasa sebulan
tak tahan
Seekor berudu menjadi katak
satu hari pun sungguh membekas
sekat kaki yang bebas
suara pun ikut tersontak
tiba-tiba tawaran itu datang
menawarkan 1 hari perubahan
hati senang tapi bimbang
ingin berubah tapi segan
aku senang dalam kebingungan
ku tolak akan tidak senang
ku terima akan cegukan
mungkin lebih baik aku diam
menunggu waktu yang tenang
sampai saat aku menjadi katak
from : situseni.com
Sabtu, Maret 20, 2010
andai dapat seperti katak
yang mampu sambut riang datangnya hujan
mungkinkah laksana sang kadal
yang merasa cukup hanya dengan berdiam diri
menikmati hangatnya sengatan matahari
jangkrik pun tampak berbahagia
dengan senantiasa berdendang di malam kelam
sendiri memecah kesunyian
serasa tak ada gundah dalam hati mereka
by : Fairy putri
yang mampu sambut riang datangnya hujan
mungkinkah laksana sang kadal
yang merasa cukup hanya dengan berdiam diri
menikmati hangatnya sengatan matahari
jangkrik pun tampak berbahagia
dengan senantiasa berdendang di malam kelam
sendiri memecah kesunyian
serasa tak ada gundah dalam hati mereka
by : Fairy putri
Sabtu, Maret 13, 2010
ingin ku terbang bebas
laksana burung dilangit lepas
mengelilingi bumi
memandang dunia dari sisi berbeda
sedikit jauh dari gravitasi yang mengikat
dengan otak yang lebih kecil
akankah masalah menjadi kerdil?
dengan sayap terentang diketinggian
akankah kepenatan turut meregang?
tinggalkanku dalam kesendirian
menyanggupi berkicau riang
di setiap awal pagi
dalam sendiri menyambut mentari
by : Fairy Putri
laksana burung dilangit lepas
mengelilingi bumi
memandang dunia dari sisi berbeda
sedikit jauh dari gravitasi yang mengikat
dengan otak yang lebih kecil
akankah masalah menjadi kerdil?
dengan sayap terentang diketinggian
akankah kepenatan turut meregang?
tinggalkanku dalam kesendirian
menyanggupi berkicau riang
di setiap awal pagi
dalam sendiri menyambut mentari
by : Fairy Putri
Langganan:
Postingan (Atom)